Monday, September 8, 2014

Pasar Keuangan Bab 3



PASAR KEUANGAN
ROFI’ATUL HASANAH
130411612506

            Sektor keuangan dalam sebuah sistem perekonomian merupakan bagian yang sangat penting dari lingkungan manajemen keuangan yang terdiri dari pasar keuangan,lembaga keuangan dan instrument keuangan.Para manajer keuangan dalam melakukan usaha penginvestasian modal di sector keuangan melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga keuangan dan instrument keuangan. Dalam hal ini manajer keuangan melakukan kerjasama dengan pasar keuangan. Tugas pasar keuangan disini adalah mengalokasikan dana keuangan secara efektif dan efisien dalam perekonomian.Manajer keuangan memanfaatkan pasar keuangan untuk memperoleh dana yang dibutuhkan perusahaan untuk pertumbuhan bisnis dan keperluan perusahaan.


  • ·         Definisi Pasar Keuangan

            Pasar keuangan merupakan tempat terjadinya transaksi penjualan dan pembelian yang berkaitan dengan keuangan ( saham,obligasi dan surat berharga, dll). Pasar keuangan mempunyai peranan yang sangat penting dalam manajemen keuangan, oleh karena itu manajemen keuangan harus menguasai dengan baik mekanisme pasar keuangan. 


  • ·         Tujuan dari pasar keuangan adalah
  1. Menjembatani proses pemindahan dana    
  2. Mendorong pembentukan modal      
  3.  Menciptakan harga pasar yang wajar

  • ·         Fungsi Pasar Keuangan

Pasar keuangan berfungsi sebagai media pembentukan modal sehingga dalam jangka panjang memberikan kontribusi yang positif kepada perekonomian Negara. Pasar keuangan  menentukan harga aktiva yang diperdagangkan melalui interaksi antara penjual dan pembeli (price discovery process).Pasar keuangan menyediakan suatu mekanisme bagi investor untuk menjual aktiva kewajibannya. Karena kegunaannya tersebut, pasar keuangan dianggap dapat menawarkan suatu likuiditas, yaitu kemampuan untuk mengubah aktiva menjadi kas. Fungsi ekonomi pasar keuangan yang selanjutnya adalah kemampuannya untuk menurunkan biaya transaksi. Dua biaya dihubungkan dengan usaha transaksi: biaya pencarian dan biaya informasi. Biaya pencarian mengacu kepada biaya eksplisit, seperti biaya iklan dan biaya implicit seperti waktu yang dihabiskan untuk menemukan penjual atau pembeli. Biaya informasi merupakan biaya yang dikeluarkan dalam menilai hasil investasi aktiva keuangan.


Pasar keuangan terbagi menjadi dua yaitu Pasar Uang dan Pasar Modal. Pasar uang atau money market adalah pasar transaksi dana dan surat berharga jangka pendek (< 1 tahun). Sedangkan Pasar Modal atau Capital Market adalah pasar untuk berbagai instrument keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi, saham maupun yang lainnnya)

  

  • Jenis-jenis dari pasar keuangan adalah

è -Pasar aktiva fisik atau disebut juga pasar aktiva berwujud atau riil, yaitu pasar yang digunakan untuk menjual barang-barang seperti komputer, mobil dan juga mesinnya. Sedangkan pasar aktiva keuangan berhubungan dengan penjualan saham, obligasi, dan wesel terhadap aktiva ril lainnya, dimana nilainya ditentukan dari perubahan harga aktiva lainnya.
è -Pasar uang, yaitu tempat dimana dana itu dipinjamkan untuk jangka waktu yang pendek atau kurang dari satu tahun.
è -Pasar modal, yaitu tempat yang disediakan untuk utang jangka panjang dan juga untuk saham perusahaan. contohnya yaitu: New York Stock Exchange, yang mana tempat ini menjual saham terbesar di Amerika Serikat.
è -Pasar hipotik, yaitu pasar yang berhubungan dengan pinjaman bagi perumahan, komersial dan tanah pertanian. Sedangkan pasar kredit konsumen berhubungan dengan pinjaman berupa mobil dan peralatan dan juga pinjaman untuk pendidikan.
è -Pasar dunia, nasional, regional dan lokal, yang mana pasar ini tergantung dari ukuran organisasi dan ruang lingkup operasi, organisasi bisa meminjam dari seluruh penjuru dunia, maupun daerah lokal.
è -Spot market dan juga future market, ini merupakan istilah atau sebutan yang menunjukkan apakah aktiva yang dibeli atau dijual dikirimkan di tempat atau dalam beberapa hari, atau dikirimkan pada tanggal tertentu.
è -Pasar primer, yaitu pasar yang digunakan oleh perusahaan untuk bisa mendapatkan modal baru. Dimana perusahaan yang menjual saham baru akan menerima dari hasil penjualan tersebut, yaitu di pasar primer.
è -Pasar sekunder, yaitu pasar dimana sekuritas itu diperdagangkan di antara para investor. Pasar sekunder yang paling aktif dan paling penting bagi manajer keuangan adalah pasar saham. Di pasar inilah harga saham perusahaan ditentukan.
è -Pasar swasta, yaitu pasar yang didalamnya terjadi transaksi yang dilakukan oleh dua pihak secara langsung.


  • Bentuk-Bentuk dari Perantara Keuangan

1.      Bank Komersial, adalah bank yang melayani berbagai penabung dan peminjam dana, namun pada saat ini beberapa lembaga keuangan lainnya juga telah memberikan jasa rekening giro yang juga mempengaruhi jumlah uang yang beredar secara substansial. Akan tetapi bank komersial juga lebih luas dalam memberikan jasa termasuk juga broker saham dan asuransi. Bank komersial tidak sama dengan bank investasi. Bank komersial itu tugasnya adalah meminjamkan uang, sedangkan bank investasi adalah membantu perusahaan untuk memperoleh modal dari lain pihak.
2.      Asosiasi Tabungan dan Pinjaman, adalah suatu bentuk perantara keuangan yang secara tradisional melayani penabung secara individu dan penduduk serta peminjam hipotik komersial dalam memperoleh dana dari penabung kecil dan kemudian meminjamkan dana ini kepada peminjam lainnya.
3.      Mutual Saving Bank, yang mana bentuk perantara ini hampir sama dengan lembaga asosiasi tabungan dan pinjaman, yang mana lembaga ini menerima tabungan dari individu dan memberikan pinjaman dalam jangka waktu yang panjang kepada konsumen
4.      Credit Union, yaitu lembaga yang anggotanya memiliki ikatan yang sama, yang mana tabungan hanya dipinjamkan kepada anggota lainnya, yang pada umumnya digunakan untuk pembelian kendaraan, perbaikan rumah. Bentuk perantara yang satu ini, yang dianggap oleh para konsumen menjadi perantara yang paling murah dari pada yang lain.
5.      Dana Pensiun, yaitu program yang digunakan untuk pensiunan karyawan yang dibiayai oleh perusahaan atau agen pemerintah, dan program ini diatur oleh departemen trust dari bank komersial atau perusahaan asuransi jiwa.
6.      Perusahaan Asuransi Jiwa, yaitu lembaga yang menerima tabungan dalam bentuk premi tahunan, melakukan investasi atas dana dalam bentuk saham dan obligasi. Perusahaan ini juga menawarkan berbagai program tabungan dengan penangguhan pajak yang memberikan keuntungan kepada para pesertanya pada saat pensiun.
7.      Mutual Funds, yaitu lembaga yang menerima uang dari penabung dan kemudian menggunakan dana tersebut untuk membeli saham, obligasi jangka panjang dan juga utang jangka pendek yang diterbitkan oleh perusahaan atau unit pemerintah.

  • Peranan Pemerintah terhadap Pasar Keuangan

a.      Sistem Bank Sentral
Bank setral disini memiliki seperangkat instrumen yang digunakan untuk mempengaruhi kegiatan operasi bank-bank komersial, dimana kegiatan pinjaman dan investasi tersebut berpengaruh terhadap biaya dan ketersediaan uang. Bank sentral disini sering mempengaruhi operasi pasar dengan cara membeli dan menjual surat berharga, menambah serta mengurangi jumlah dana yang ada dalam masyarakat. Kenaikan tingkat diskonto oleh bank sentral akan diikuti oleh penurunan suku bunga bank begitu juga sebaliknya. Jika bank sentral membeli atau menjual surat berharga di pasar terbuka, maka penawaran dan harga dana akan dipengaruhi, dan berakibat suku bunga atas surat berharga akan berubah.
b.      Kebijakan Fiskal
Kebijakan fiskal yang telah dilakukan oleh pemerintah sangat berpengaruh terhadap tingkat suku bunga. Jika perusahaan itu mengalami defisit, maka hal itu akan mendorong kenaikan tingkat suku bunga, sedangkan jika terjadi surplus, maka anggaran tersebut akan menekan kenaikan tingkat suku bunga.

  • Jenis-jenis Instrumen Dalam Pasar Keuangan

a.      Mata Uang
Adalah suatu kewajian yang diterbitkan oleh U.S. dalam bentuk mata uang yang berwujud logam maupun kertas.
b.      Hutang
Adalah janji untuk membayar kepada kreditur dengan sejumlah uang tertentu ditambahkan dengan bunga pada tanggal di masa depan.
c.       Klaim-klaim ekuitas
Klaim ekuitas ini adalah saham kepemilikan atas organisasi.


  • Macam-macam transaksi yang terjadi pada pasaran keuangan antara lain adalah:

-Pasar Uang antar Bank
Pasar uang anta bank merupakan transaksi penyerahan sejumlah kelebihan dari suatu bank kepada bank yang lain. Bank yang mempunyai kelebihan dana disebut kelebihan likuiditas, sedangkan bank yang kekurangan dana disebut kekurangan likuiditas atau kalah kliring
-Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
Sertifikat Bank Indonesia merupakan jenis surat berharga  yang dikeluarkan oleh bank indonesia selaku bank sentral, yang dimaksudkan untuk dibeli oleh bank umum dengan nilai nominal yang sangat besar. Tujuan bank Indonesia mengelurkan sertifikat tersebut adlah mengurangi peredaran uang didlam masyarakat.
-Suarat Berharga Pasar Uang
Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) adlah surat berharga yang dikeluarkan oleh bank umum dan hanya dibeli oleh bank Indonesia dengan nilai nominal yang cukup besar. Tujuan adanya SBPU ini adalah menigkatkan likuiditas bank umum dan untuk menekan laju inflasi.
-Sertifikat Deposito
Sertifikat deposito merupakan semacam surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank dalamnilai nominal tertentu sebagai suart atas unjuk.
-Pasar Valuta Asing (Bursa Valuta Asing)
Pasar valuta asing merupakan tempat seseorang dapat membeli atau menjual sejenis mata uang asing atau menukar dengan mata uang rupiah. Adapun nilai tukar uang yang ditukarkan disebut kurs valuta asing.

Daftar Rujukan
Sartono,agus.2012.Manjemen Keuangan Teori dan Aplikasi.Yogyakarta:BPFE-Yogyakarta
Lukman Syamsuddin. 2011. Manajemen Keuangan Perusahaan. Jakarta:PT. Raja Grafindo Persada.

Harmono. 2009. Manajemen Keuangan. Jakarta:Bumi Aksara.

Find,J Western dan Ecopeland.1995.Manajemen keuangan. Jakarta: Bina Rupa Aksara

MK-Resume

Resume Laporan Keuangan 2

KEUANGAN

https://drive.google.com/file/d/0ByoFJIV-vxLVWWpEMGdzMTdac1k/edit?usp=sharing
https://drive.google.com/file/d/0ByoFJIV-vxLVWWpEMGdzMTdac1k/edit?usp=sharing

EEFOR

uji coba

Monday, September 1, 2014

LAPORAN KEUANGAN,NERACA,LABA RUGI,DAN ARUS KAS - Tugas 2

LAPORAN KEUANGAN,NERACA,LABA RUGI,DAN ARUS KAS
ROFI'ATUL HASANAH
130411612506
PTTN A'13 
Dalam sebuah kegiatan Perusahaan Manajemen Keuangaan mempunyai tujuan untuk subtantibility,memaksimumkan nilai perusahaan,mensejahterakan para pemegang saham,serta meningkatkan laba perusahaan. Dalam kegiatannya untuk mewujudkan tujuan tersebut manajemen keuangan wajib memberikan laporan keuangan secara sitematik dan periodik terutama kepada para pemegang saham sebagai bukti aliran dana serta sebagai bahan evaluasi atas kinerja yang dilakukan manajemen keuangan selama periode tertentu.

1. Definisi Laporan Keungan
            Laporan keungan merupakan laporan yang menggambarkan keadaan keuangan (financial) suatu perusahaan pada periode tertentu dengan menganalisis aliran dana perusahaan baik dalam hal pendapatan,pengeluaran serta perhitungan laba. Laporan keuangan sangat dibutuhkan perusahaan sebagai bukti dari manajemen keuangan kepada para manajemen lainnya,kreditur,para pemegang saham serta pihak-pihak lain yang mempunyai kepentingan dalam perusahaan untuk menunjukkan kondisi keuangan (financial) perusahaan.

2. Jenis-Jenis Laporan Keuangan
Ø  Neraca
Neraca merupakan laporan keuangan suatu perusahaan yang melaporkan kekayaan (aset),kewajiban keuangan serta modal(ekuitas) perusahaan pada periode waktu tertentu


Text Box: PT Sukses Sejahtera
NERACA
Per 31 Desember 2013
 




AKTIVA
PASSIVA
AktivaLancar

Hutang

Kas
Rp 20.000.000
Hutangdagang
Rp 20.000.000
Piutang
Rp 15.000.000
Hutangobligasi
Rp 50.000.000
Persediaan
Rp 15.000.000


Perlengkapan
Rp 10.000.000



Rp 60.000.000


AktivaTetap

Modal

Peralatan
Rp 15.000.000
Modal Sendiri
Rp 75.000.000
Gedung
Rp 60.000.000
Saham
Rp 100.000.000
Tanah
Rp 50.000.000


Kendaraan
Rp 60.000.000


TOTAL AKTIVA
Rp 245.000.000
TOTAL PASSIVA
Rp 245.000.000
Gambar 1.1
Contoh Neraca
ASET = KEWAJIBAN + MODAL

Ø  Laporan Laba-Rugi
            Dalam tujuan manajemen keuangan perusahaan adalah menginginkan adanya laba. Laporan Laba-rugi merupakan laporan yang disusun untuk menggambarkan keberhasilan (laba) atau kegagalan (rugi) dalam operasi perusahaan dalam suatu periode tertentu.





Text Box: PT MERPATI PUTIH
LAPORAN LABA RUGI
Per 31 Desember 2014
 




Pendapatanperusahaan

Rp 250.000.000



Beban-bebanoperasional (termasukdepresiasiRp 1.000.000)

(Rp 90.000.000)
Labaoperasi

Rp 160.000.000
Bunga

(Rp    50.000.000)
EBIT

Rp   110.000.000
Pajak

(Rp      11.000.000)
EAT

Rp    99.000.000

Gambar 1.2
Laporan laba-rugi
LABA BERSIH= PENDAPATAN – BEBAN

Ø  Laporan Arus Kas
Laporan arus kas merupakan laporan yang menggambarkan besar penerimaan dan pengeluaran perusahaan dalam suatu periode tertentu.
Laporan Arus Kas dibedakan menjadi tiga yaitu:
a) Arus Kas Operasi
       Arus kas operasi adalah kas yang berasal dari aktivitas bisnis perusahaan secara normal.Dalam penghitungan arus kas operasi didasarkan pada penjualan dikurangi beban (tidak termasuk penyusutan danbunga, tapi memasukkan pajak karenapajak di bayar dengankas)

b) Arus Kas Investasi

Arus kas investasi bersih adalah kas yang dikeluarkan untuk aktiva tetap dikurangi kas yang diterima dari penjualan aktiva tetap.
c) Arus Kas Pendanaan
Arus kas pendanaan adalah kas yang berkenaan dengan penggunaan dan perolehan sumber dana.

 C. Analisis Laporan Keuangan
Analisis keuangan dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan perusahaan. Informasi tersebut berguna sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputus an di masa depan dan untuk menilai bagaimana kinerja manajemen. Analisis laporan keuangan biasanya dilakukan oleh para para pemberi modal seperti kreditor,investor dan oleh perusahaan itu sendiri. Adapun alat yang dapat dilakukan untuk mengetahui informasi tersebut adalah dengan analisis rasio keuangan.
Ada lima aspek rasio keuangan dalam perusahaan;

1.      Konsep Likuiditas (Liquidity Ratio)
Rasio ini merupakan gambaran kemampuan perusahaan dalam melunasi hutang jangka pendek dalam waktu kurang dari satu tahun.
. Cara mengukurnya dengan:
a.      Current Ratio,
Mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar hutang jangka pendek dengan menggunakan aktiva sendiri.
b.      Quick Ratio,
Cara mengukurnya hampir sama dengan current ratio tapi tidak menyertakan persediaan karena kurang liquid.


c.       Cash ratio,
Mengukur kemampuan perusahaan dengan melihat jumlah kas dan surat berharga untuk membayar hutang. Semakin tinggi rasio kondisi perusahaan semakin baik.

2.      Activity ratio,
Rasio keuangan perusahaan yang mencerminkan perputaran suatu aktiva yang mencerminkan aktivitas perusahaan. Besar kecilnya activity ratio dapat dihitung dengan cara:
a.      Inventory turnover,
Mengukur kemampuan perputaran persedian dalam menghasilkan penjualan.
b.      Average days in inventory,
Mengukur rata-rata hari dana terikat dalam persediaan.
c.       Receivable turnover,
Mengukur perputaran piutang dalam menghasilkan penjualan.
d.      Days sales outstanding,
Mengukur waktu penerimaan kas dari penjualan.
e.       Fixed assets turnover,
Mengukur efektivitas penggunaan aktiva tetap untuk menghasilkan penjualan
f.        Total assets turnover,
Mengukur efektivitas penggunaan seluruh aktiva untuk menghasilkan penjualan.

3.      Profitability Ratio,
Mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dengan mendayagunakan semua yang dimiliki perusahaan.
a.      Return of assets,
Mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba dengan mendaya-gunakan seluruh asset perusahaan setelah pajak.
b.      Return on equity,
Mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba setelah pajak dengan menggunakan modal sendiri.
c.       Basic earning power

4.      Leverage Ratio,
 Ratio ini mengukur menggunakan hutang dalam pembelanjaan perusahaan. Cara mengukurnya dapat dilakukan dengan cara:
a.      Debt ratio,
Mengukur proporsi dana yang bersumber dari hutang untuk membiayai perusahaan.Semakin tinggi rationya semakin tinggi resiko keuangan perusahaan.
b.      Times interest earned ratio,
Mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar beban sebelum pajak dan bunga. Semakin tinggi rationya maka semakin baik kemampuan perusahaan untuk membayar bunga.
c.       Long-term debt to equity ratio, Mengukur perbandingan penggunaan hutang jangkapanjang dengan modal sendiri. Semakin tinggi ratio maka semakin tinggi pula resiko keuangan perusahaan.

5.      Market value ratio,
Berkaitan dengan penilaian kinerja saham perusahaan yang telah didagangkan di pasar modal. Market value ratio dapat dihitung dengan cara:
a.      Price earnings ratio,
Menilai prospek pertumbuhan perusahaan di masa depan.

b.      Dividend yield,
Berapa besar tingkat laba berupa deviden  yang mampu dibayarkan kepada pemegang saham.
c.       Dividend payout ratio,
Menyangkut berapa besar laba bersih setelah pajak yang mampu dibayarkan kepada pemegangsaham.
d.      Market to book ratio,
Mengukur penilaian perusahaan terhadap manajemen dan organisasi.
Daftar Rujukan
Harmono.2011.Manajemen Keuangan Berbasis Balanced Scorecard Pendekatan Teori,Kasus,dan Riset Bisnis.Jakarta:Bumi Aksara
Syamsuddin,Lukman.2011.Manajemen Keuangan Perusahaaan:Jakarta:P Raja Grafindo Persada
Bringham, Eugene. 2001. ManajemenKeuanganedisi 8.Jakarta :Erlangga
 Sudana, I Wayan.2011. ManajemenKeuangan Perusahaan TeoridanPraktik.Jakarta :Erlangga
Husnan, Suad. 2001. ManajemenKeuangan Perusahaan edisi 4.Jogjakarta : BPFE
Jusup, Al. Haryono.2011. Dasar-DasarAkuntansiJilid 1 edisi 7.Yogyakarta : STIE YayasanKeluargaPahlawan Negara